• Jumat, 27 Mei 2022

Vendor Akuarium Mangkok Terkemuka, AgroBiothers Laboratoire Hentikan Produksinya Demi Alasan Ini

- Senin, 24 Januari 2022 | 17:06 WIB
ilustrasu (RomoloTavani)
ilustrasu (RomoloTavani)

Betawipos, Paris - Vendor akuarium mangkok terkemuka, AgroBiothers Laboratoire di Paris memutuskan berhenti menjual produk pabrikannya. Pihak perusahaan menyebut, akuarium berbentuk mangkok itu membuat ikan mengalami stres dan tak bisa berumur panjang.

Kepala Marketing Peduli Hewan Peliharaan Prancis AgroBiothers Laboratoire menyebut, pihaknya tidak akan lagi menjual akuarium dengan kapasitas kurang dari 15 liter. Pabrik hanya akan menjual akuarium berbentuk persegi panjang. Alasannya, menempatkan ikan dalam mangkok kecil tanpa filter dan aerasi yang memenuhi standar adalah kejahatan terhadap hewan.

"Masyarakat membeli ikan mas untuk membahagiakan anak-anaknya. Namun jika mereka tahu bahwa apa yang dilakukannya adalah kejahatan terhadap hewan, mereka tidak akan melakukannya. Pasalnya, berputar-putar dalam sebuah mangkok kecil akan membuat ikan mengalami stres dan mati dalam waktu singkat," tutur CEO AgroBiothers Laboratoire Matthieu Lambeaux seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Masyarakat Harus Taat Aturan Bepergian Guna Cegah Omicron

Menurut Matthieu usia ikan mas sebenarnya bisa hidup mencapai 30 tahun. Sementara untuk ukuran ikan mas bisa mencapai 25 sentimeter di akuarium besar atau kolam. Jika ikan ditempatkan ke akuarium kecil, mungkin usianya tak sepanjang itu. Demikian juga ukuran tubuhnya.

Apalagi menurutnya, ikan mas merupakan ikan yang suka berkerumun, dengan pasokan udara dan air bersih. Sementara akuarium bulat hanya memiliki peralatan minimum tersebut.

"Perancis adalah produsen nomor satu akuarium jenis bola di eropa. Klaim tersebut menyusul penempatan sebanyak 2.3 juta ikan dalam akuarium produksi kami," papar Lambeaux seperti dikutip Betawipos.

Jerman dan sejumlah negara di Eropa juga sudah melakukan pelarangan akuarium mangkok tersebut sejak lama. Sayangnya, Perancis tidak dapat melakukan pelarangan serupa lantaran dipersulit dengan regulasi di Indonesia.

Baca Juga: Safety first dipertimbangkan pada uji coba system kontrak penangkapan ikan Maret 2022

Halaman:

Editor: Sidik Purwoko

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usaha pertanian di Indramayu dengan berbagai inovasi

Rabu, 16 Februari 2022 | 21:18 WIB

Pedagang es balok untuk ikan laut tergerus oleh waktu

Jumat, 11 Februari 2022 | 10:23 WIB
X