• Rabu, 1 Desember 2021

Jaksa Tegaskan Keterangan RJ Lino Tak Disumpah Patut Dikesampingkan

- Senin, 22 November 2021 | 21:50 WIB
Replik jaksa KPK counter pledoi RJ Lino (Supri Opa)
Replik jaksa KPK counter pledoi RJ Lino (Supri Opa)

Betawipos, Jakarta- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan keterangan Terdakwa mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia ll (PT Pelindo ll) Richard Joost Lino (RJ Lino) tidak dibawah sumpah sehingga keterangannya yang tidak bersesuaian dengan keterangan saksi lain yang disumpah patut dikesampingkan dalam perkara korupsi pengadaan 3 QCC (Crane) PT Pelindo ll.

Hal itu disampaikan oleh Jaksa dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Rosmina dengan agenda pembacaan surat replik atau tanggapan JPU terhadap surat Pledoi atau pembelaan Terdakwa RJ Lino dan Penasihat Hukumnya dengan Terdakwa RJ Lino.

"Keterangan Terdakwa yang memberikan keterangan tidak dibawah sumpah, sehingga keterangan Terdakwa yang tidak bersesuaian dengan keterangan saksi lain yang disumpah maka patut dikesampingkan," ucap Tim Anggota JPU KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang diikuti oleh Betawipost, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: KPK Periksa Dua Staff Adimulya Agrolestari

Wawan menjelaskan bahwa fakta hukum yang terkait dari Terdakwa ini telah JPU urainkan dalam surat tuntutan halaman 912 - 913 pada bagian fakta hukum.

"Dalam bagian analisa yuridis unsur dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi," jelasnya.

Wawan melanjutkan, selain itu terdapat dalam halaman 1394 -1432 pada bagian analisa yuridis unsur dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Baca Juga: KPK Periksa Dua Staff Adimulya Agrolestari

"Yang mana dalam menguraikn unsur tersebut kami telah mengacu pada kaidah pembuktian sebagaimana diatur dalam pasal 183 KUHP yaitu minimal dihukum dengan dua alat bukti," tukas Jaksa.

Halaman:

Editor: Supri Opa

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AMPAD Dukung Jaksa Agung Hukum Mati Koruptor

Jumat, 26 November 2021 | 21:15 WIB

Kasus Cukai KPK Panggil Ajudan Bupati Bintan 

Jumat, 26 November 2021 | 11:15 WIB

KPK Periksa Lima Saksi Kasus Pajak 

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X