• Rabu, 1 Desember 2021

Ahli BPK Hasbi SE Ak Ungkap Kerugian Asabri Rp 22,7 Triliun Akibat Tak Seusai Aturan

- Senin, 22 November 2021 | 23:57 WIB
Ahli BPK Hasbi SE Ak Ungkap Pengelolaan Keuangan menyalahi aturan (Supri Opa)
Ahli BPK Hasbi SE Ak Ungkap Pengelolaan Keuangan menyalahi aturan (Supri Opa)


Betawipos, Jakarta - Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), dengan terdakwa Mantan Direktur Utama PT Asabri Mayjen Purnawirawan Adam Damiri dkk.

Sidang mendengarkan keterangan tiga orang ahli yang dihadirkan tim jaksa penuntut umum pada Kejari Jakarta Timur. Mereka adalah;
1. Hasbi SE Ak
2. Antonius kristiatus SE
3. Muhammad Priyono SE

Ahli Badan Pemeriksa Keuangan, Hasbi SE Ak, yang merupakan Ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapan, berdasarkan audit yang dilakukannya, negara merugi Rp22,7 triliun

Baca Juga: Pengusaha Eksportir Benih Lobster Lapor Oknum Penyidik ke Divisi Propam Polda Jambi

Hasbi menguraikan, PT Asabri merupakan BUMN jadi Kerugaian yang diderita merupakan kerugian negara, karena ada modal dari negara.

Selain itu menurut Ahli BPK tersebut, dalam perkara Asabri bukan Kerugian bisnis, karena pengelolaan keuangan nya diduga telah melanggar aturan.

Hasbi beralasan, transaksi keuangan BUMN tersebut jika telah sesuai dengan ketentuan, baru dapat dikategorikan sebagai kerugian bisnis.

Baca Juga: Kejagung Periksa Lima Saksi Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri

Dalam pemaparannya di hadapan persidangan Hasbi juga menampilkan slide, dari hasil investigasi perkara Asabri.

Hasbi menilai selain terkait pengelolaan uang yang dinilai penuh rekayasa dalam instrumen reksadana yang melibatkan Heru Hidayat, Beny Tjokro dll,  ada juga pelanggaran lainnya berupa  adanya beberapa pembelian aset tanah yang tidak ada bangunan serta status tanah ternyata masih dalam agunan bank.

Halaman:

Editor: Supri Opa

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AMPAD Dukung Jaksa Agung Hukum Mati Koruptor

Jumat, 26 November 2021 | 21:15 WIB

Kasus Cukai KPK Panggil Ajudan Bupati Bintan 

Jumat, 26 November 2021 | 11:15 WIB

KPK Periksa Lima Saksi Kasus Pajak 

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X