• Selasa, 29 November 2022

Alasan Tunisia Terima Polisario dalam Ticad  Tak Dibenarkan

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:04 WIB
Foto: mapnews
Foto: mapnews

Rabat, Betawipos. com -  Kementerian Luar Negeri Tunisia mengeluarkan pernyataan Jumat malam dan mencoba membenarkan tindakan bermusuhan dan sangat tidak bersahabat dari otoritas Tunisia terhadap tujuan nasional pertama dan kepentingan Kerajaan Maroko yang lebih tinggi.

"Isi pernyataan itu berisi banyak ketidakakuratan dan ketidakbenaran," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Kerjasama Afrika dan Maroko yang tinggal di luar negeri pada Sabtu.


"Jauh dari menghilangkan ambiguitas seputar posisi Tunisia, itu hanya memperdalam mereka," kata juru bicara kementerian.

Baca Juga: RKUHP Disusun Dua Arah

TICAD bukan pertemuan Uni Afrika, tetapi kerangka kerja untuk kemitraan antara Jepang dan negara-negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik, tambah sumber yang sama.

Diansir laman mapnews, menerangkan, bahwa TICAD, adalah bagian dari kemitraan Afrika, seperti halnya dengan China, India, Rusia, Turki, atau Amerika Serikat, dan hanya terbuka untuk negara-negara Afrika yang diakui oleh mitra.

Akibatnya, aturan Uni Afrika dan kerangka kerjanya, yang sepenuhnya dihormati oleh Maroko, tidak berlaku dalam kasus ini.

Baca Juga: Mengapresiasi Komitmen Indonesia Soal Iklim Investasi

Mengenai undangan entitas separatis ke TICAD-8, juru bicara Kementerian ingin mengklarifikasi bahwa telah disepakati sejak awal dan dengan kesepakatan Tunisia, bahwa hanya negara-negara yang telah menerima undangan yang ditandatangani bersama oleh Perdana Menteri Jepang. Sementara Menteri dan Presiden Tunisia akan dapat mengambil bagian dalam pertemuan ini.

Sebuah nota verbal resmi yang dikeluarkan oleh Jepang, 19 Agustus 2022, secara eksplisit menekankan bahwa undangan yang ditandatangani bersama ini adalah "satu-satunya dan undangan asli yang tanpanya tidak ada delegasi yang diizinkan untuk berpartisipasi dalam TICAD-8," yang menyatakan bahwa "undangan ini adalah tidak ditujukan untuk entitas yang disebutkan dalam note verbale 10 Agustus 2022," yaitu entitas separatis, kata sumber yang sama.

Halaman:

Editor: Popi Rahim

Tags

Terkini

Sekjen PBB Puji Raja Mohammed VI di Maroko

Kamis, 24 November 2022 | 17:34 WIB

Para Petinggi  Afrika Sepakat Usir SADR dari AU

Selasa, 8 November 2022 | 16:30 WIB

Pidato Lengkap Raja Maroko di Acara Parlemen

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:47 WIB

Kenya Dukung Rencana Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 18 September 2022 | 17:50 WIB

Kenya Putuskan Tolak SADR

Jumat, 16 September 2022 | 08:27 WIB

Republik Cabo Verde Buka Konsulat di Dakhla

Kamis, 1 September 2022 | 15:04 WIB

Jepang Tolak Partisipasi Polisario di TICAD   

Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:27 WIB

Maroko Putuskan Tak Ikut KTT Ticad

Minggu, 28 Agustus 2022 | 14:11 WIB

Peru Dukung Otonomi Sahara Maroko, Tolak SADR

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:02 WIB

Terkait Pegasus NSO Segel 12 negara UE

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:59 WIB
X