• Selasa, 29 November 2022

Kenya Putuskan Tolak SADR

- Jumat, 16 September 2022 | 08:27 WIB
Sumber foto Mapnews
Sumber foto Mapnews

Nairobi - Presiden Kenya William Ruto, memutuskan menarik pengakuan SADR (Republik Demokratik Arab Sahrawi) dan menutup perwakilan itu di Nairobi.

Sebuah pernyataan bersama, kutipannya dipublikasikan oleh situs website resmi  Kenya pada Rabu, pesan dari HM Raja Maroko Mohammed IV  kepada Kepala Negara Kenya, mengatakan bahwa "Republik Kenya memutuskan untuk menarik pengakuannya atas apa yang disebut 'sadr' dan menutup perwakilan itu di Nairobi."

Dikutip laman mapnews, disebutkan,  menghormati prinsip integritas teritorial dan non-intervensi, Republik Kenya memberikan dukungan total terhadap rencana otonomi yang serius dan kredibel yang diusulkan oleh Kerajaan Maroko, sebagai solusi unik berdasarkan integritas teritorial Maroko" untuk menyelesaikan masalah Sahara, demikian pernyataan bersama itu.

Baca Juga: RKUHP Mengutamakan Eksistensi Kehidupan Beragama

"Republik Kenya mendukung kerangka kerja PBB sebagai mekanisme eksklusif untuk menemukan solusi politik yang langgeng dan tahan lama dari sengketa masalah Sahara," tambah sumber yang sama.

Dalam pesannya, Raja Mohammed VI mengucapkan selamat kepada William Samoei Ruto atas terpilihnya sebagai Presiden kelima Republik Kenya dan memuji keberhasilan pemilihan demokratis Kenya pada Agustus 2022, yang memperkuat posisi negara itu sebagai mercusuar demokrasi di benua itu.

Penguasa selanjutnya memuji janji Presiden Kenya untuk memperkuat dan memperdalam hubungan bilateral saat ini antara negaranya dan berbagai negara bagian di Afrika dan di tempat lain.

Baca Juga: Investor Asia Timur Minati Investasi di Indonesia

Sementara itu, William Ruto menyatakan komitmennya untuk bekerja dengan yang mulia dalam meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara, memuji kepemimpinan Raja HM Mohammed VI dalam mempromosikan toleransi dan kebijakan akomodatif di wilayah Maghreb dan juga kontribusinya terhadap perdamaian global dan keamanan.

Kedua negara telah berkomitmen untuk meningkatkan hubungan diplomatik bilateral mereka menjadi kemitraan strategis dalam waktu 6 bulan, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa Republik Kenya berkomitmen untuk membuka Kedutaan Besarnya di Rabat.

Halaman:

Editor: Popi Rahim

Tags

Terkini

Sekjen PBB Puji Raja Mohammed VI di Maroko

Kamis, 24 November 2022 | 17:34 WIB

Para Petinggi  Afrika Sepakat Usir SADR dari AU

Selasa, 8 November 2022 | 16:30 WIB

Pidato Lengkap Raja Maroko di Acara Parlemen

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:47 WIB

Kenya Dukung Rencana Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 18 September 2022 | 17:50 WIB

Kenya Putuskan Tolak SADR

Jumat, 16 September 2022 | 08:27 WIB

Republik Cabo Verde Buka Konsulat di Dakhla

Kamis, 1 September 2022 | 15:04 WIB

Jepang Tolak Partisipasi Polisario di TICAD   

Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:27 WIB

Maroko Putuskan Tak Ikut KTT Ticad

Minggu, 28 Agustus 2022 | 14:11 WIB

Peru Dukung Otonomi Sahara Maroko, Tolak SADR

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:02 WIB

Terkait Pegasus NSO Segel 12 negara UE

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:59 WIB
X