• Rabu, 26 Januari 2022

Krakatau Steel Luncurkan Aplikasi KRASmart Marketplace Perkuat Penjualan

- Jumat, 26 November 2021 | 17:12 WIB
Krakatau steel luncurkan aplikasi  (Supri Opa)
Krakatau steel luncurkan aplikasi (Supri Opa)

Betawipos, Jakarta- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus bertransformasi dengan menguatkan penjualannya dengan meluncurkan aplikasi yang memudahkan pembelian produk baja yaitu KRASmart Marketplace yang sudah dapat diunduh di Google Playstore maupun App Store.

"Aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan konsumen kami untuk melakukan transaksi pembelian kapan pun dan di mana pun sehingga nantinya akan meningkatkan penjualan, produktivitas, dan efisiensi masing-masing sales force," kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim melalui surat elektronik yang diterima oleh Betawipos, Jum'at (26/11/2021). 

Menurut Silmy, platform penjualan ini menyediakan berbagai produk baja dari Krakatau Steel dan Group dari produk baja hulu hingga produk baja hilir sehingga akan terintegrasi dan konsumen dapat berbelanja produk baja sama seperti marketplace retail yang umumnya digunakan untuk consumer goods.

Baca Juga: Dirut Krakatau Steel Sebut Guard Rail Produk Terbaru Program Hilirisasi Baja

"Fitur yang lebih kurang mirip dengan martketplace retail ini akan membawa perubahan bagi industri baja yang selama ini melakukan penjualan secara konvensional. Indonesia memiiki potensi yang sangat besar di sektor ekonomi digital sehingga Krakatau Steel sudah mengantisipasi tantangan era digital ke depannya. KRASmart Marketplace sangat penting untuk pembukaan pasar-pasar baru dan penetrasi pasar produk-produk hilirisasi," tuturnya.

Sebelumnya, Dirut Krakatau Steel mengatakan, pandemi covid-19 menjadi momentum percepatan transformasi digital di berbagai bidang, baik dalam kehidupan masyarakat secara luas maupun Industri. Industri 4.0 memberikan peluang yang besar, sekaligus tantangan untuk Indonesia.

Pasar Indonesia sangatlah besar, oleh karena itu transformasi digital di lingkungan BUMN saat ini merupakan sebuah kewajiban, termasuk sektor Industri yang ramah dengan teknologi dan cakap digital, dimana semua digunakan untuk pertumbuhan ekonomi nasional lebih baik kedepannya.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Gajah Lawan Semut: Wilmar Laporkan Founder LPI ke Bareskrim

BUMN terus melakukan transformasi digital di era industri 4.0 pada core business dan pelayanannya masing-masing, hal ini sejalan dengan Kebijakan Pemerintah bahwa di tahun 2021 merupakan momentum untuk bangkit menghadapi tantangan-tantangan dan bertransformasi.

Halaman:

Editor: Supri Opa

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Membangun Indonesia Dari Papua

Minggu, 23 Januari 2022 | 22:45 WIB

Perludem Sebut PPP  Peduli  Anak Muda

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:30 WIB

Timnas Tak Boyong Piala AFF 2020, Ini Kata Puan!

Minggu, 2 Januari 2022 | 14:28 WIB

Akhir tahun walikota Malang sidak 2 proyek besar

Kamis, 30 Desember 2021 | 03:12 WIB

Bamsoet Desak Kemenkeu Hapus Pajak Tinggi Alkes

Rabu, 29 Desember 2021 | 20:28 WIB

Harga Bapok Melambung, Puan: Operasi Pasar!

Rabu, 29 Desember 2021 | 14:56 WIB
X