• Kamis, 7 Juli 2022

Pemerintah Umumkan Varian Baru Omicron dan Kebijakan Larangan Masuk WNA ke Indonesia

- Minggu, 28 November 2021 | 23:12 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan Umumkan waspada Virus Delta Varian Baru (M Shiddiq via Zoom)
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan Umumkan waspada Virus Delta Varian Baru (M Shiddiq via Zoom)

Betawipos, Jakarta- Pemerintah melalui Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan adanya Varian Delta Baru Omicron yang merebak dibeberapa negara akibat infeksi dari vaksin covid-19 dengan mengambil kebijakan pelarangan masuk Warga Negara Asing ke Indonesia. 

Menko Marves menyampaikan kebijakan pemerintah yang diambil untuk menyikapi perkembangan omicron tersebut. 

"Pertama, Pelarangan masuk untuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara-negara berikut yaitu, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Melawi, SWataini, Angola, Zambia dan Hongkong. Kebijakan ini akan segera diberlakukan dalam waktu 1x dalam 24 jam," kata Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers secara daring yang diikuti oleh Betawipos, Minggu (28/11/2021). 

Baca Juga: BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Continous Improvement Recognition Dari ASSA

Menurut Luhut, untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang ke Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara yang tersebut diatas akan dikarantina selama 14 hari.

"Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri diluar negara-negara yang masuk pada daftar poin A (pertama) menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari," ujarnya. 

Luhut juga memaparkan bahwa varian omicron diketahui sejak Afrika Selatan mengumumkan adanya varian baru yang merebak disalah satu negaranya pada 25 November 2021 kemarin. 

Baca Juga: Kabid Perdagangan Perindustrian dan ESDM HIPMI: Peran Pertamina - PLN Tentukan Transisi Energi

Varian itu mengandung 50 mutasi yang dapat mempengaruhi kecepatan penularan dan kemampuan virus untuk menghindari anti bodi yang dibentuk oleh vaksin atau oleh anti bodi yang dihasilkan secara natural akibat infeksi covid-19, varian sebelumnya. 

Halaman:

Editor: Supri Opa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pyramid, Kamang, dan Tiwaniku Masamba

Rabu, 6 Juli 2022 | 15:27 WIB

Mengapresiasi Keberhasilan Misi Damai Jokowi

Rabu, 6 Juli 2022 | 15:18 WIB

Portugis di Jakarta

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:53 WIB

Kaum Muda Berperan Penting Sukseskan KTT G20

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:49 WIB

Pemerintah Percepat Revisi UU Cipta Kerja

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:48 WIB

DOB Gerbang Emas Wujudkan Papua Maju

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:48 WIB

Pemerintah Maksimalkan Persiapan Jelang KTT G20

Senin, 4 Juli 2022 | 18:55 WIB

Mengapresiasi Pembentukan Satgas PMK

Senin, 4 Juli 2022 | 18:53 WIB

Kapan Indonesia bersenjata api?

Senin, 4 Juli 2022 | 18:50 WIB

Aw Siew Peng-Fifi Jong Menjiwai "ruh" Melayu

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:32 WIB
X