• Jumat, 19 Agustus 2022

Tak Semua Vaksin Berlabel Halal, Legislator PAN Desak Pemerintah Gunakan Vaksin Sertifikat MUI

- Senin, 20 Desember 2021 | 15:19 WIB
Anggota DPR RI Komisi IX Saleh Partaonan Daulay. Dok: DPR RI
Anggota DPR RI Komisi IX Saleh Partaonan Daulay. Dok: DPR RI

Betawipos, Jakarta - Anggota DPR RI Komisi IX Saleh Partaonan Daulay, Anggota mendesak pemerintah untuk menggunakan vaksin berlabel halal.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (Pan) ini, seharusnya  pemerintah memperhatikan pilihan-pilihan vaksin yang akan disuntikkan ke masyarakat. Pasalnya, ada banyak jenis vaksin yang telah mendapatkan mendapatkan izin edar atau emergency use authorization (EUA). Namun, tidak semuanya memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama indonesia (MUI).

"Sejak awal, persoalan halal ini telah banyak dipertanyakan. Mungkin karena kedaruratan, pada waktu itu semua vaksin diperbolehkan. Sekarang, sudah ada banyak vaksin yang halal, tentu persoalan kehalalan ini wajar diungkit kembali," ungkap Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima Betawipos.com, Senin ( 20/12/2021).

Baca Juga: Sarapan Ala Bule, Menu Alternatif Selain Pecel Asli Madiun Juga Diserbu Pembeli Lho

Saleh menjelaskan, terkait vaksin, biasanya yang ditanya duluan adalah EUA dari BPOM. Setelah itu, karena Indonesia mayoritas Muslim, yang ditanya berikutnya adalah sertifikat halal dari MUI.

"Sampai kemarin, masih ada warga yang enggan divaksin karena ragu atas kehalalan vaksin yang ada," tutur pria dari anggota DPRI  Dapil Sumut II ini.


Ia meminta pemerintah untuk memprioritaskan penggunaan vaksin halal. Produsen vaksin halal sudah banyak. Kondisi kedaruratan untuk menggunakan yang tidak halal mestinya sudah tidak berlaku. Apalagi, MUI sudah mengeluarkan sertifikat halal untuk beberapa jenis vaksin.

"Bayangkan, vaksin ini kan akan membantu pertahanan tubuh. Akan mengalir ke seluruh bagian tubuh. Lalu kalau yang dipakai tidak halal, bagaimana?" Jelasnya.

Baca Juga: Jangan Takut Covid-19 Varian Omicron, Siti Fadillah Supari: Tidak Seganas Katanya-Katanya

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiya juga mempertanyakan ketelitian pemerintah dalam memilih vaksin yang halal.

Halaman:

Editor: Popi Rahim

Tags

Terkini

RKUHP Sejalan dengan UU ITE

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Sosialisasi Mutlak Diperlukan Sebelum RKUHP Disahkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikal

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Tindak Tegas KST Pengganggu Kedamaian Papua

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

RKUHP Menyelamatkan Moral Masyarakat

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Mengapresiasi Penanganan Covid-19

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Indonesia Sukses Tarik Investasi Ratusan Triliun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

RKUHP Lindungi Masyarakat Adat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Waspada Keganasan Corona Subvarian Centaurus

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:25 WIB
X