• Jumat, 27 Mei 2022

Kaleidoskop KBRI Tokyo, Simak Poin-poin Penguatan Kerjasama Indonesia–Jepang untuk Pemulihan Ekonomi

- Rabu, 29 Desember 2021 | 10:49 WIB
Dubes RI Heri akhmadi resmikan Kapal Super Tanker “Pertamina Prided di Galangan Kapal Ariake Japan Marine United, Kumamoto pada 9 Februari 2021.  (Foto KBRI Tokyo)
Dubes RI Heri akhmadi resmikan Kapal Super Tanker “Pertamina Prided di Galangan Kapal Ariake Japan Marine United, Kumamoto pada 9 Februari 2021. (Foto KBRI Tokyo)

Betawipos, Tokyo - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus mengoptimalkan kerja-kerja diplomasinya dengan sejumlah negara sahabat. Tak terkecuali KBRI Tokyo yang mengawali 2021 dengan bekerjasama menyelenggarakan Instagram Live menyambut Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri, Senin, 4 Januari 2021.

Kegiatan bertema Indonesia Incorporated in Japan yang diinisiasi KBRI Tokyo memberikan gambaran kepada publik bagaimana sinergi diplomasi Indonesia dilakukan di Jepang. sinergitas diplomasi ini dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.
KBRI Tokyo juga mewakili Pemerintah Indonesia meresmikan kapal Super Tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) PERTAMINA PRIDE milik Pertamina di Galangan Kapal Ariake Japan Marine United Kumamoto, Selasa, 9 Februari 2021. Kapal VLCC Pertamina Pride memiliki kapasitas angkut minyak mentah sebanyak 324.995 meter kubik atau sekitar 2,04 juta barel. Kapal tersebut merupakan crude oil tanker jenis single screw driven dan single deck. Panjang keseluruhan kapal ini mencapai 330 meter atau sekitar tiga kali ukuran lapangan sepak bola dengan kedalaman 29,35 meter.

Indonesia ikut serta di Pameran FOODEX 2021 pada Selasa, 9 Maret sampai Jumat, 12 Maret 2021. Partisipasi Indonesia di pameran ini merupakan kolaborasi KBRI Tokyo dengan Bank Indonesia Tokyo dan Indonesia Trade Promotion Center Osaka. Paviliun Indonesia dalam pameran ini diwakili oleh 17 produsen makanan minuman di antaranya Javara (Kampung Kearifan Indonesia), Mayora, Indofood dan Sasa Inti. Sementara itu Produk UKM Indonesia yang dipromosikan antara lain produk kudapan Maicih yang mulai disukai konsumen Jepang dengan rasanya yang pedas.

Baca Juga: Adu Domba Presiden Jokowi dengan Buruh, Ini Pernyataan Gubernur Banten Wahidin Halim Yang Menuai Kecaman

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pada 10 – 11 Maret 2021 melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan otomotif seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, Suzuki dan Mazda. Dalam pertemuan itu, Toyota Group akan segera realisasikan komitmen investasi Rp28,3 triliun sampai tahun 2023, termasuk untuk mengembangkan mobil listrik.

Sementara itu, Mitsubishi menyatakan siap ekspansi pabrik di Indonesia dengan nilai investasi Rp11,2 triliun hingga tahun 2025. Kalangan bisnis Jepang dalam pertemuan itu juga tertarik untuk mengembangkan industri Petrokimia di tanah air serta memanfaatkan berbagai insentif yang diberikan pada berbagai kawasan industri.

Selain itu, perusahaan alas kaki ternama Jepang ASICS memberikan komitmen pengembangan dan relokasi pabrik di Tegal, Pemalang dan Cirebon. Relokasi pabrik ini diharapkan akan menyerap lebih dari 12 ribu tenaga kerja. Kunjungan Menperin ke Jepang adalah bagian dari road show Pemerintah Indonesia untuk menjajaki dukungan pemulihan ekonomi nasional. Jepang adalah mitra penting dan strategis Indonesia, khususnya di bidang ekonomi. Selama kurun waktu 2014-2020, Jepang adalah investor terbesar kedua di Indonesia dengan nilai mencapai US$27,83 milyar.
Pada Sabtu, 28 April 2021 di sela-sela Japan-Indonesia Virtual Conference on Creative Economy (JIVCE), Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi menandatangani kesepakatan kerja sama ekonomi kreatif dengan Creek and River Co., Ltd.

Baca Juga: Kaleidoskop KBRI Tokyo, Pertemuan 2 Plus 2 Pererat Hubungan RI dan Jepang di Bidang Polhankam

Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenomisasi Yen Jepang (Samurai Bonds) pada Sabtu, 22 Mei 2021. Penerbitan Samurai Bonds ini berhasil mencetak benchmarks size sebesar JPY100 Milyar (13,21 triliun rupiah) yang ketujuh kalinya sejak 2015. Penerbitan Samurai Bonds ini ditujukan untuk pembiayaan defisit APBN 2021 termasuk untuk penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi. Investor Jepang menunjukkan minat yang kuat pada Samurai Bonds Indonesia.

Halaman:

Editor: Sidik Purwoko

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DOB Memacu Percepatan Pembangunan Papua

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:25 WIB

Mendukung Penangkapan Kelompok Teroris

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:32 WIB

Tetap Taat Prokes Meskipun Kasus Menurun

Senin, 16 Mei 2022 | 07:10 WIB

Banyak Negara Dukung Presidensi G20 Indonesia

Senin, 16 Mei 2022 | 07:02 WIB

Mengapresiasi Pembentukan Tim Transisi IKN

Minggu, 15 Mei 2022 | 06:58 WIB
X