• Jumat, 19 Agustus 2022

Pemerintah RI Revisi Aturan Importasi Pangan Kepada Gubernur Fukushima

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:06 WIB
Pertemuan antara Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang Heri Akhmadi dengan Gubernur Fukushima, Masao Uchibori terkait revisi importasi pangan
Pertemuan antara Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang Heri Akhmadi dengan Gubernur Fukushima, Masao Uchibori terkait revisi importasi pangan

Betawipos, Tokyo - Pemerintah RI melakukan pertemuan dengan Pemerintah Jepang terkait Revisi Aturan Importasi Pangan Indonesia. Pertemuan tersebut dilakukan antara Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang Heri Akhmadi dengan Gubernur Fukushima, Masao Uchibori pada Selasa 2 Agustus 2022.

Pertemuan secara virtual itu untuk menindaklanjuti hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jepang pada 27 Juli 2022 lalu. Presiden kepada Perdana Menteri Fumio Kishida menyampaikan importasi pangan dan perikanan dari seluruh wilayah Jepang tidak lagi memerlukan sertifikat bebas radiasi. Revisi aturan yang dilakukan Pemerintah Indonesia itu dilakukan berdasarkan pertimbangan data ilmiah terkini mengenai keamanan radioaktif pada produk pertanian dan perikanan Jepang.

“Pemerintah Indonesia sangat menghargai berbagai upaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang dilakukan Pemerintah dan masyarakat Jepang pasca Gempa Tohoku 2011. Untuk itu, saya ingin menyampaikan kabar baik kepada Bapak Gubernur bahwa Indonesia kini telah menyelesaikan seluruh prosedur revisi aturan importasi pangan dari Jepang,” ungkap Dubes Heri seperti dikutip Betawipos.

Gubernur Fukushima Masao Uchibori meyakini pencabutan aturan importasi ini akan semakin mempererat hubungan kerja sama Indonesia – Jepang.

“Masyarakat dan Pemerintah Jepang mengapresiasi dan berterima kasih kepada Indonesia. Pencabutan aturan importasi ini tentu akan semakin mempererat hubungan kedua negara kita,” demikian disampaikan oleh Gubernur Uchibori.  

Produk pertanian dan perikanan yang diekspor ke negara-negara mitra Jepang adalah produk hasil industri yang telah melewati standar uji kelayakan yang ketat.

Berdasarkan data Ministry of Agriculture, Forestry, and Fisheries (MAFF) Jepang, saat ini hampir semua negara di dunia telah menerima importasi produk pertanian dan processed food dari Jepang (termasuk dari wilayah Fukushima). Beberapa negara yang masih memberlakukan measures tambahan di antaranya adalah RRT (dan Hong Kong), Korea Selatan, Taiwan, French Polynesia. Selain negara dan entitas tersebut, beberapa negara Uni Eropa dan UK masih memerlukan sertifikat pre-export testing untuk produk perikanan. Data terakhir menyebutkan dari total wilayah Jepang, luas wilayah yang masih memiliki kadar radiasi di atas ambang batas adalah 0,09%.

Jepang adalah salah satu mitra dagang utama Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral pada Januari – Mei 2022 mencapai USD 9,7 Milyar, meningkat 47,89% dari periode yang sama pada 2021. Informasi lebih lanjut data dan kerja sama ekonomi Indonesia – Jepang dapat diakses melalui dashboard Japan Indonesia Partnership Lounge (JAIPONG) melalui tautan 

Editor: Sidik Purwoko

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RKUHP Sejalan dengan UU ITE

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Sosialisasi Mutlak Diperlukan Sebelum RKUHP Disahkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikal

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Tindak Tegas KST Pengganggu Kedamaian Papua

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

RKUHP Menyelamatkan Moral Masyarakat

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Mengapresiasi Penanganan Covid-19

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Indonesia Sukses Tarik Investasi Ratusan Triliun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

RKUHP Lindungi Masyarakat Adat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Waspada Keganasan Corona Subvarian Centaurus

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:25 WIB
X