• Jumat, 19 Agustus 2022

Tiga Negara Asia Timur Berkomitmen Investasi di Indonesia

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Betawipos, Jakarta-- Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke sejumlah negara di Asia Timur beberapa waktu lalu telah membawa hasil positif. Salah satu hasil tersebut adalah munculnya komitmen perusahaan otomotif asal Jepang, Korea Selatan dan China untuk melakukan investasi di Indonesia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut sampai saat ini terdapat 21 industri perakitan kendaraan roda empat atau lebih, dengan total investasi mencapai Rp 139,36 triliun. Investasi tersebut berasal dari Jepang sebesar Rp 116,1 triliun (83,31 persen). Korea Selatan sebesar Rp 10,54 triliun (7,56 persen) lalu China sebesar Rp 11,3 triliun (8,11 persen). Selebihnya adalah investasi yang didapat dari Uni Eropa dan dalam negeri, yakni sebesar Rp 1,42 triliun (1,02 persen).

Menteri Perindustrian (Menperin) RI Agus Gumiwang bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto menyatakan bahwa untuk pabrikan Jepang, berhasil mengantongi beberapa merek untuk terus meningkatkan investasi di Indonesia.

Komitmen investasi pertama berhasil didatangkan dari Mitsubishi Motor Company (MMC) sebesar Rp 10 triliun yang akan direalisasikan pada 2022 hingga 2025. Selanjutnya, komitmen investasi juga berhasil datang dari Toyota Motor Corporation (TMC) yang akan menambah investasi sebesar Rp 27,1 triliun untuk lima tahun ke depan (2022-2026).

Dalam keterangan resminya, Mitsubishi berkomitmen untuk terus menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi mobil hybrid dan meningkatkan pasar ekspor, termasuk melakukan perluasan pasar ekspor baru, dari 30 menjadi 39 negara, sampai dengan tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia berhasil meyakinkan raksasa industri otomotif untuk berinvestasi di Indonesia.

Selain kedua pabrikan tersebut, investasi juga datang dari Hyundai yang merupakan pabrik otomotif dari Korea Selatan, mereka juga memiliki pabrik di Karawang, Jawa Barat dan sudah memproduksi Creta dan IONIQ.

Pada tahap pertama, Hyundai menginvestasikan USD 750 Juta di Indonesia dengan total kapasitas produksi sebanyak 150.000 unit per tahun. Investasi tersebut digunakan untuk memproduksi EV sebanyak 3.000 unit per tahun, dan akan ditingkatkan sesuai dengan permintaan

Sementara itu, salah satu brand China yang telah menyampaikan komitmen untuk berinvestasi adalah Chery Motor. Rencananya, investasi akan mulai berjalan pada tahun 2022 dengan total komitmen investasi sekitar USD 1 miliar. Mulai tahun ini, secara bertahap Chery akan mulai memproduksi kendaraan jenis SUV dengan total sembilan model, beberapa di antaranya untuk kebutuhan ekspor. Kemudian, dalam empat tahap pengembangan hingga 2028, pabriknya akan memproduksi sembilan model, dengan proporsi bagi pasar ekspor juga.

Chery International juga siap untuk menggelontorkan dana sebanyak Rp 14 Triliun di Indonesia. Dana sebanyak itu digunakan untuk membangun pabrik produksi dan manufakturing. Disebutkan bahwa kapasitas produksinya mencapai 200.000 unit mobil per tahun.

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Sumber: Reportase Rizki Irwansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RKUHP Sejalan dengan UU ITE

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Sosialisasi Mutlak Diperlukan Sebelum RKUHP Disahkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikal

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Tindak Tegas KST Pengganggu Kedamaian Papua

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

RKUHP Menyelamatkan Moral Masyarakat

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Mengapresiasi Penanganan Covid-19

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Indonesia Sukses Tarik Investasi Ratusan Triliun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

RKUHP Lindungi Masyarakat Adat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Waspada Keganasan Corona Subvarian Centaurus

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:25 WIB
X