• Jumat, 19 Agustus 2022

Pemerintah Perketat Pintu Masuk Negara Cegah Importasi Covid-19

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Betawipos, Jakarta-- Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan melakukan pengetatan pada pintu masuk negara. Langkah tersebut dilaksanakan dalam rangka mencegah importasi kasus Covid-19 maupun penyakit berbahaya lainnya dari luar negeri.

Semakin hari ternyata kasus Covid-19 di Indonesia semakin meningkat, meski sebenarnya tingkat kesembuhan sangatlah tinggi dan juga tingkat kematiannya sangatlah rendah, namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa tingkat penyebaran atau penularannya sangatlah cepat. Hal tersebut utamanya setelah terjadinya mutasi Omicron menjadi subvarian BA.4, BA.5 dan BA.2.75.

Sebagaimana data mengenai laporan perkembangan kasus Covid-19 terbaru, per tanggal 28 Juli 2022 saja sudah terjadi penyebaran kasus hingga menyentuh angka 6.353, kemudian untuk angka kesembuhan pun juga meningkat yakni berada pada angka 5.705 dengan update data angka pasien meninggal karena Covid-19 pada angka 17 orang.

Mengenai hal tersebut, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan mereka. Pasalnya memang kasus penambahan Covid-19 terus saja meningkat secara perlahan mulai dari bulan Juni lalu yang hanya mencapai seribuan saja, kemudian tiba-tiba di bulan Juli menjadi dua ribuan kasus dan saat ini langsung meningkat menjadi enam ribuan kasus sehingga secara total mulai dari bulan April 2022 lalu sudah ada sekitar 46 ribu kasus.

Setelah diselidiki, akhirnya mulai terungkap salah satu penyebab yang mengakibatkan kenapa bisa pandemi tersebut kembali merebak di Tanah Air padahal beberapa bulan lalu kurvanya sangatlah melandai dan juga meskipun sebenarnya relatif sangat terkendali. Ternyata salah satu penyebabnya adalah lantaran aktivitas impor yang terus dilakukan bahkan hingga hari ini. Dengan kata lain, maka bisa disimpulkan bahwa kasus penularan Covid-19 bisa kembali merebak di Indonesia adalah dikarenakan mulai banyaknya orang yang berlalu-lalang masuk dan ke luar negeri.

Maka dari itu, merespons temuan ini, pihak Pemerintah langsung memberlakukan kebijakan yang sangatlah tegas yakni melakukan pengetatan penjagaan di wilayah perbatasan, utamanya pintu masuk negara. Hal tersebut dilakukan demi bisa segera meredam kemungkinan terus masuknya virus Internasional ke Indonesia.

Kebijakan pengetatan yang diberlakukan adalah dengan melakukan screening mulai dari pintu masuk negara hingga pada seluruh pintu masuk untuk kegiatan logistik. Mengenai bagaimana metode yang digunakan, Pemerintah akan menerapkan metode antigen Covid-19 yang akan dites kepada seluruh individu yang berlalu-lalang di sana.

Seperti dikutip dari situs resmi Pemerintah, Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menyatakan bahwa kebijakan mengenai pengetatan screening di pintu masuk negara itu sudah termaktub dalam Surat Edaran Dirjen P2P Kementerian Kesehatan. Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan bagaimana prosedur apabila jika terdapat suspek positif Covid-19 tatkala proses screening dilakukan.

Prof. Wiku menyampaikan bahwa jika memang ditemukan suspek Covid-19, maka akan dengan segera dilakukan isolasi padanya di pintu masuk negara tersebut. Ketatnya aturan itu tentu sangatlah bermanfaat bagi masyarakat secara luas lantaran menjadi salah satu strategi untuk bisa melakukan pencegahan terjadinya penularan virus lebih banyak lagi di masyarakat apabila misalnya sang suspek ternyata tidak segera diisolasi di tempat.

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Sumber: Reportase

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RKUHP Sejalan dengan UU ITE

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Sosialisasi Mutlak Diperlukan Sebelum RKUHP Disahkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikal

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Tindak Tegas KST Pengganggu Kedamaian Papua

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

RKUHP Menyelamatkan Moral Masyarakat

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Mengapresiasi Penanganan Covid-19

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Indonesia Sukses Tarik Investasi Ratusan Triliun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

RKUHP Lindungi Masyarakat Adat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Waspada Keganasan Corona Subvarian Centaurus

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:25 WIB
X