• Kamis, 29 September 2022

Mengapresiasi Penanganan Covid-19

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:21 WIB

Betawipos, Jakarta-- Pemerintah telah melaksanakan berbagai cara untuk menangani Covid-19, mulai dari pengaturan berbagai hal sampai dengan program pemberian vaksinasi secara menyeluruh hingga ke semua masyarakat Indonesia. Berbagai kebijakan ini perlu mendapat apresiasi dari banyak pihak karena terbukti ampuh turunkan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

 

Sudah banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa Indonesia memang memiliki penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 termasuk yang terbaik di dunia. Pasalnya setelah kembali merebaknya virus tersebut tatkala melakukan mutasi hingga melahirkan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, ternyata peningkatan kasus yang terjadi di Tanah Air jika dibandingkan dengan negara lain masih selisih sangat jauh, yang mana di Indonesia cenderung sangat terkendali.

 

Bahkan belakangan, kasus BA.4 dan BA.5 tersebut kembali berhasil ditekan oleh segala upaya dari Pemerintah sehingga ada penurunan kasus Covid-19. Ternyata penurunan tersebut bukan hanya karena program vaksinasi saja, melainkan ternyata juga berasal dari bentukan antibodi masyarakat Indonesia yang sudah mulai kebal.

 

Mengenai hal tersebut, terdapat rilisan survei yang telah dibuat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) yang bekerjasama dengan Fakultas kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Hasil survei mengenai serologi antibodi Covid-19 itu ternyata menunjukkan bahwa menjelang momen lebaran pada tahun 2022 ini, memang antibodi yang dimiliki oleh masyarakat di Tanah Air sudah mencapai 99,2 persen. Selain itu, keterangan dalam survei tersebut menyatakan bahwa dengan titer antibodi yang tinggi, maka tak heran masyarakat juga mampu mengurangi risiko akibat paparan COVID-19.

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menjelaskan bahwa dengan data hasil  survei dari FKM UI tersebut berarti menyatakan memang sudah 99,2 persen populasi masyarakat di Indonesia memiliki antibodi untuk melawan virus Covid-19. Sebelumnya, diketahui pula bahwa memang sudah ada survei serupa pada periode bulan November dan Desember 2021 silam, yang mana kala itu antibodi masyarakat sendiri masih sekitar 86,6 persen dan 74 persen, sehingga memang terbukti terjadi peningkatan signifikan.

 

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Sumber: Reportase

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warganet Perlu Aktif Tangkal Radikalisme di Medsos

Rabu, 28 September 2022 | 13:19 WIB

Bersinergi Mengawal Distribusi BLT BBM

Rabu, 28 September 2022 | 13:19 WIB

Lukas Enembe Harus Bertanggung Jawab di Muka Hukum

Rabu, 28 September 2022 | 13:19 WIB

Pengesahan RKUHP Hapus Aturan Warisan Kolonial

Rabu, 28 September 2022 | 13:19 WIB

Masyarakat Dukung KPK Periksa Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Tokoh Agama Tolak Radikalisme

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Event B20 Tingkatkan Investasi Berkesinambungan

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Tetap Taat Prokes Percepat Transisi ke Endemi Covid-19

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Pemerintah Pastikan Serap Aspirasi RKUHP

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Masyarakat Mengapresiasi BLT BBM

Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Pandemi Belum Usai, Tetap Ketatkan Prokes dan Vaksinasi

Senin, 26 September 2022 | 20:07 WIB
X