• Selasa, 29 November 2022

Tetap Taat Prokes Percepat Transisi ke Endemi Covid-19

- Selasa, 27 September 2022 | 16:41 WIB

Betawipos, Jakarta-- Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), karena saat ini masih masa pandemi Covid-19. Jika semuanya tertib maka transisi dari masa pandemi ke endemi akan lebih cepat dan berlangsung dengan mulus.

Pandemi covid-19 terjadi sejak bulan Maret 2020 lalu, dan menjelang akhir 2022 ini masih berlanjut. Masyarakat sudah lelah karena di masa pandemi tak hanya terancam kena penyakit fisik, tetapi juga penyakit mental. Penyebabnya karena mereka takut tertular dan akhirnya mematuhi Prokes dengan ketat.

Prokes  seperti memakai masker dan mencuci tangan harus ditaati karena menjadi jalan untuk terhindar dari penularan Corona, juga ditambah dengan vaksinasi. Taati juga poin lain dalam Prokes seperti memakai hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan bergaya hidup sehat dan bersih. Setiap warga negara Indonesia sudah hafal poin-poin dalam Prokes dan jangan hanya dihafal tapi juga dipraktikkan.

baca juga:

Mengapa masyarakat harus taat Prokes? Penyebabnya karena saat ini masih masa pandemi, dan jumlah pasien Corona per 23 September 2022 lebih dari 1.900 orang per hari. Angka ini tentu mengkhawatirkan karena hampir 2.000 orang kena Corona. Bisa jadi mereka belum divaksin dan tidak taat Prokes.

Padahal pemerintah sudah bersiap-siap masuk ke masa endemi karena jumlah pasien Corona sempat turun ke angka ratusan saja. Namun melonjak lagi gara-gara kedatangan virus Covid-19 varian Omicron dan subvarian Centaurus yang ganas dan menular lebih cepat. Jika pandemi berubah jadi endemi maka situasi relatif aman karena penyakitnya masih ada tapi hanya ada di daerah tertentu dan minim penularan.

Epidemiolog dari Universitas Gadjah Mada, Riris Andono Ahmad menyatakan bahwa potensi kenaikan penularan Corona akan tetap ada meskipun status pandemi dicabut secara global. Bukan ancamannya yang jadi prioritas, tapi penyakitnya yang masih bersirkulasi. Dari waktu ke waktu akan ada siklus seperti kemarin, ada kenaikan kasus dan sebagainya.

Riris melanjutkan, contohnya adalah di Eropa dan Amerika yang kasusnya sempat menurun. Namun begitu ada Omicron, ada lonjakan kasus lagi. Dalam artian, ini adalah sebuah peringatan bahwa bisa jadi siklus akan terulang, meski pandemi berubah statusnya menjadi endemi. Sehingga masyarakat harus makin waspada akan penularan Corona.

Oleh karena itu masyarakat terus dihimbau untuk menaati Prokes  karena menjadi pelindung dari ganasnya Corona. Jangan pernah melepas masker atau hanya mengandalkan face shield, karena akan kurang efektif. Selain itu, tetaplah jaga jarak minimal 1,5 meter dan hindari kerumunan, agar aman dari potensi penularan virus covid-19.

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Sumber: Reportase

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peresmian AMN Menjadi Era Baru Kebhinekaan

Selasa, 29 November 2022 | 19:36 WIB

AMN Potensial Mencetak Kader Pemimpin Bangsa

Selasa, 29 November 2022 | 19:20 WIB

Kepala BIN : Pembangunan AMN “Proyek” Bersama Bangsa

Selasa, 29 November 2022 | 17:20 WIB

BIN Bagikan Kasur untuk Penyintas Gempa Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 16:47 WIB

Sejumlah Pengamat dan Akademisi Dukung Pengesahan RKUHP

Selasa, 29 November 2022 | 12:45 WIB

Pembangunan IKN Berdampak Positif Pada Lingkungan

Selasa, 29 November 2022 | 12:19 WIB

BIN Bantu Penyintas Gempa Cianjur Lewati Masa Sulit

Selasa, 29 November 2022 | 11:36 WIB

AMN Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan

Minggu, 27 November 2022 | 21:19 WIB
X