• Jumat, 27 Mei 2022

Pemindahan Ibukota Negara Bagian dari Transformasi Indonesia

- Kamis, 20 Januari 2022 | 16:16 WIB

Foto : Ilustrasi Istana Negara IKN

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkomitmen untuk memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibukota Negara ini mendapat apresiasi luas masyarakat karena merupakan salah satu bentuk transformasi Indonesia menjadi negara maju.

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) tidak hanya sekadar memindahkan bangunan. Presiden RI Joko Widodo mengatakan, pemindahan IKN dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan bagian dari transformasi Indonesia.

Pada kesempatan sambutan dalam rangka Dies Natalis Universitas Katolik Parahyangan, Jokowi mengatakan, Pemindahan Ibu Kota Negara merupakan bagian dari transformasi besar-besaran yang ingin pemerintah lakukan.

Jokowi menegaskan, tujuan utama pemindahan IKN adalah membangun kota baru yang memiliki konsep smart city. Selain itu, pemindahan IKN bertujuan agar Indonesia bisa menjadi semakin kompetitif di tingkat global. Menurutnya, pemindahan IKN ini juga sebagai upaya membangun lokomotif baru untuk transformasi menuju Indonesia berbasis inovasi, teknologi dan ekonomi hijau.

Secara fisik pembangunan IKN di Kalimantan Timur harus menjadi momentum untuk membangun sebuah kota yang sehat, efisien dan produktif. Ibu Kota yang baru nantinya akan dirancang sedemikian rupa agar warganya bisa dekat ke mana-mana, bisa naik sepeda ataupun jalan kaki, karena zero emission yang menyediakan pelayanan keamanan dan kesehatan serta pendidikan yang berkelas dunia.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, mengungkapkan nama IKN baru ialah Nusantara.

Menurutnya, nama tersebut dipilih oleh Presiden Joko Widodo dan telah dikonfirmasi kepada dirinya secara langsung pada hari jumat. Perlu kita ketahui bahwa selama ini, pusat perekonomian masih bertumpu di daerah Jakarta dan sekitaran Pulau Jawa. Padahal wilayah Indonesia tidak hanya Pulau Jawa semata.

Tercatat 58% perputaran ekonomi ada di Pulau Jawa. Sisanya dibagi di semua wilayah luar Jawa. Bahkan di Jabodetabek saja perputaran ekonomi mencapai seperlima atau 20 persen di Indonesia. Jika masalah ketimpangan tersebut tidak ditangani secara serius maka ketimpangan akan melebar.

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Tags

Terkini

Pemerintah Jamin Investasi Asing di Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:34 WIB

G20 Momentum Wujudkan Transisi Energi Nasional

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:21 WIB

Pancasila Vaksin Efektif Mencegah Radikalisme

Senin, 23 Mei 2022 | 07:22 WIB

Pembukaan Ekspor CPO Sudah Tepat

Senin, 23 Mei 2022 | 07:17 WIB

Hentikan Demo, DOB Percepat Pembangunan Papua

Senin, 23 Mei 2022 | 07:14 WIB
X