• Jumat, 27 Mei 2022

Kurangi Mobilitas dan Kerumunan Cegah Penularan Omicron

- Jumat, 21 Januari 2022 | 20:35 WIB

Ilustrasi : Kerumunan Cegah Penularan Omicron

 

Meningkatnya kasus Omicron di Indonesia membuat pemerintah memperingatkan masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan, serta mematuhi protokol kesehatan.

Apa saja yang kita rasakan saat pandemi? Banyaknya peraturan mungkin membuat sebagian orang merasa aneh, akan tetapi mereka perlu disadarkan bahwa semuanya dibuat agar tidak terkena Corona. Apalagi sekarang virus ini sudah bermutasi menjadi varian beta, gamma, delta, dan terakhir Omicron, sehingga harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Dua poin dalam protokol kesehatan yang harus ditaati oleh masyarakat adalah mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Juru Bicara Covid-19 dokter Siti Nadia Tarmizi menyatakan bahwa masyarakat harus menghindari kerumunan dan memakai masker, juga wajib vaksinasi. Dalam artian, jika ingin selamat dari Corona, maka harus taat Prokes dan vaksinasi.

Selain memakai masker ganda untuk memperkuat daya filtrasi, maka semua orang wajib mengurangi mobilitas. Memang beberapa bulan ini kasus Corona menurun setelah diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat di Jawa dan Bali. Akan tetapi hal ini bukan jadi alasan untuk mereka bebas traveling seperti sebelum masa pandemi, karena setelah masuknya varian Omicron ke Indonesia, jumlah pasien Covid-19 naik lagi dari 200-an ke 500-an per hari.

Pengurangan mobilitas dilakukan karena sudah terbukti, ketika ada pergerakan massal maka otomatis meningkatkan kasus Corona. Apalagi karakteristik virus Covid-19 varian Omicron yang jauh lebih ganas daripada varian delta atau yang lain. Omicron bisa menular 70 kali lebih cepat, dan ketika ada mobilitas masyarakat yang tinggi maka apa yang akan terjadi?

Para epidemiolog memprediksi jika masyarakat nekat melakukan mobilitas tinggi maka di Indonesia akan terjadi serangan Corona gelombang ketiga, yang akan terjadi kira-kira bulan maret 2022. Kita tentu tidak mau hal buruk ini terjadi dan akibat paling jeleknya adalah kematian massal, plus bisa menumbangkan lagi perekonomian nasional.

Untuk mencegah terjadinya efek domino negatif seperti ini tentu semua orang harus disiplin dan rela mengurangi mobilitas, dan pemerintah sudah mengeluarkan larangan bagi WNI, juga WNA, agar tidak bepergian ke luar negeri. Pasalnya mayoritas kasus Omicron terjadi pada mereka yang pulang dari luar negeri.

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Tags

Terkini

Pemerintah Jamin Investasi Asing di Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:34 WIB

G20 Momentum Wujudkan Transisi Energi Nasional

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:21 WIB

Pancasila Vaksin Efektif Mencegah Radikalisme

Senin, 23 Mei 2022 | 07:22 WIB

Pembukaan Ekspor CPO Sudah Tepat

Senin, 23 Mei 2022 | 07:17 WIB

Hentikan Demo, DOB Percepat Pembangunan Papua

Senin, 23 Mei 2022 | 07:14 WIB
X