• Jumat, 19 Agustus 2022

Hentikan Demo, DOB Percepat Pembangunan Papua

- Senin, 23 Mei 2022 | 07:14 WIB

Ilustrasi: DOB Percepat Pembangunan Papua

Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan berkat bagi rakyat Papua karena diyakini akan mempercepat pembangunan di bumi Cenderawasih. Masyarakat pun diminta untuk segera menghentikan aksi unjuk rasa dan bersatu demi mewujudkan Papua sejahtera.

Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Papua Yan Permenas Mandenas menegaskan DOB dapat mempercepat pembangunan. Dirinya menilai, aksi demo menolak DOB tidaklah tepat, karena dengan adanya pemekaran di wilayah Papua, tentu saja pembangunan pasti akan terjadi dan masyarakat juga yang kelak akan merasakannya. Politikus dari Partai Gerindra ini menduga bahwa aksi penolakan DOB di Papua ini tidak murni dan ditunggangi kelompok-kelompok tertentu yang muaranya bisa diketahui bersama. 

Mandenas mengaku bahwa dirinya saat menjadi mahasiswa di Universitas Cenderawasih juga sering kali melakukan demo dengan turun ke jalan dan aksi tersebut juga didomplengi oleh kepentingan tertentu.  Ia juga berharap kepada masyarakat khususnya mahasiswa agar tidak lagi memaksakan turun ke jalan dengan menolak DOB karena hal tersebut justru akan merugikan daerah sendiri.

Menurutnya banyak daerah di Indonesia yang meminta pemekaran, namun belum disetujui, sedangkan di Papua wacana terkait pemekaran wilayah sudah dijadwalkan untuk dibahas di DPR. Sebagian besar masyarakat Papua, menurutnya telah mendukung DOB sehingga diharapkan pemerintah tidak ragu untuk memekarkan provinsi yang memiliki wilayah luas.

Perlu diketahui bahwa luas tanah Papua yang berukuran 3,5 kali Pulau Jawa, saat ini hanya terdapat dua provinsi yakni Papua dan Papua Barat.   Terkait Papua Barat, menurut Mandenas jelas belum bisa dimekarkan karena baru berusia 22 tahun setelah sebelumnya dimekarkan dari Papua.

Sebelumnya, Kepala Suku MeePago Hans Mote menyatakan bahwa dirinya sangat setuju dan akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk pemekaran wilayah otonomi baru di tanah Papua. Dengan adanya pemekaran daerah otonomi baru ini diharapkan Papua menjadi semakin maju dan perkembangannya merata di setiap lini sehingga masyarakatnya dapat ikut maju.

Senada dengan Hans Mote, Ondofolo Yanto Eluay yang merupakan tokoh Adat Tabi juga turut mendukung rencana pemerintah untuk pemekaran daerah Otonomi baru di tanah Papua. Yanto berpendapat, tujuan dari pemekaran adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua serta untuk pendidikan  dan kemajuan di segala aspek. Itulah yang menjadi dasar bagi dirinya untuk memberikan dukungan. Dirinya selaku tokoh adat juga terus mendorong dan mendukung realisasi dari pemerintah tentang rencana pemekaran wilayah otonomi baru di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Pemerhati Papua, Prof Imron Cotan mendukung adanya wacana pemekaran wilayah Papua. Mengingat wilayah Papua begitu luas dengan penduduknya yang tidak banyak, pelayanan kesehatan agak terhambat. Apalagi membutuhkan perjalanan berhari-hari bagi masyarakat Papua untuk dapat mengakses fasilitas kesehatan.      

Halaman:

Editor: Pandu Wibowo

Tags

Terkini

Pemerintah Jamin Investasi Asing di Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:34 WIB

G20 Momentum Wujudkan Transisi Energi Nasional

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:21 WIB

Pancasila Vaksin Efektif Mencegah Radikalisme

Senin, 23 Mei 2022 | 07:22 WIB

Pembukaan Ekspor CPO Sudah Tepat

Senin, 23 Mei 2022 | 07:17 WIB

Hentikan Demo, DOB Percepat Pembangunan Papua

Senin, 23 Mei 2022 | 07:14 WIB
X