• Kamis, 7 Juli 2022

Ketum : KALISTA Dorong Lahirnya Insinyur Berkompetensi dan Tersertifikasi

- Minggu, 24 April 2022 | 15:23 WIB
Ketua Umum KALISTA, Roy Wangintan (Jumadi)
Ketua Umum KALISTA, Roy Wangintan (Jumadi)

Betawipos, Jakarta - Profesi insinyur dikenal sebagai problem solver yang mampu memberikan solusi praktis dalam menyelesaikan berbagai masalah dengan keluasan ilmu yang dimiliki.

Ketua Umum KALISTA, Roy Wangintan mengungkapkan, profesi keinsinyuran merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini untuk memenuhi jumlah permintaan profesi insinyur dilapangan khususnya di Indonesia.

“ Karena itu KALISTA terus mendorong Lahirnya Insinyur – insinyur Tersertifikasi dan Berkompetensi yang tidak hanya bersaing di Indonesia tetapi juga di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga: Roy Wangintan Terpilih Nakhodai KALISTA (Ikatan Keluarga Alumni Institut Sains & Tehnologi Al Kamal 2021-2026

Dalam Webinar kerjasama KALISTA dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang diselenggarakan pada jumat 15 april 2022, Roy mengungkapkan KALISTA siap mendukung penuh amanat Undang-undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, dengan Mengacu pada Pasal 52 tentang ketentuan peralihan UU No 11 Tahun 2014 terkait STRI (Surat Tanda Regitrasi Insinyur) dan himbauan dari Dirjen Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) tentang STRI, agar para dosen bidang teknik untuk segera mengambil STRI.

Dengan penguasaan Kompetensi Keinsinyuran ditandai oleh Sertifikat Kompetensi Insinyur. Insinyur yang memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur akan memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur yang merupakan bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) kepada Insinyur yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan praktik keinsinyuran.

Roy juga berharap dengan kerjasama yang dilakukan KALISTA dan PII adalah untuk menjamin mutu kompetensi dan profesionalitas layanan profesi insinyur lulusan alumni, guna meningkatkan kompetensi SDM dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Para insinyur diharuskan memiliki STRI, dimana masa berlakunya selama 5 Tahun dan di registrasi ulang setiap 5 Tahun dengan tetap memenuhi persyaratan,” katanya.

Menurutnya, saat ini Institut Sains dan Teknologi Al – Kamal sebagai kampus teknik, KALISTA sebagai wadah resmi Ikatan Alumni membuka kesempatan pendaftaran kolektif selebar – lebarnya kepada alumni dan kepada dosen-dosen bidang keteknikan, untuk bergabung dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melalui Bidang Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja KALISTA.

Halaman:

Editor: Supri Opa

Sumber: jumadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bencana alam marak ,Alumni UB gelar seminar Hybrid

Selasa, 1 Maret 2022 | 15:34 WIB

UB Malang Kukuhkan 2 Profesor

Sabtu, 29 Januari 2022 | 08:21 WIB

Wapres beri apresiasi dalam dies natalis UB ke 59

Rabu, 5 Januari 2022 | 10:51 WIB
X