• Kamis, 7 Juli 2022

Visions of Peace Raih Gelar Best Peace Organization dari Kesultanan Banten

- Sabtu, 6 November 2021 | 07:19 WIB
Prestasi Visions of Peace itu diberikan secara langsung oleh Kesultanan Banten, Sultan Banten ke 18, RTb Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja. Dok. Popi
Prestasi Visions of Peace itu diberikan secara langsung oleh Kesultanan Banten, Sultan Banten ke 18, RTb Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja. Dok. Popi

Betawipos, Jakarta - Tim Visions of Peace Initiative (VOP) dalam merayakan ulang tahun ke 4 pada November 2021merasa sangat senang dan bangga atas penghargaan sebagai Organisasi Perdamaian Terbaik.

Prestasi Visions of Peace itu diberikan secara langsung oleh Kesultanan Banten, Sultan Banten ke 18, RTb Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja.

"Kami bersama seluruh tim Visions of Peace Initiative merasa sangat senang dan bangga akan penghargaan Organisasi Perdamaian Terbaik yang diberikan oleh Kesultanan Banten dan diberikan langsung oleh Sultan Banten ke 18, RTb Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja tersebut. Kami akan bekerja lebih keras lagi agar VOP dapat terus menginspirasi jutaan anak muda di Indonesia,” ucap KPH Prince Damien Dematra dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi betawipos.com, Jumat (5/11/2021).

Baca Juga: Teman-Teman Artis Doakan Vanessa Angel, Dikabarkan Tewas Kecelakaan

Prince Damien Dematra mengungkapkan penghargaan VOP dengan
gelar Best Peace Organization dari Kesultanan Banten itu diterima pada akhir Oktober 2021 dalam sebuah acara yang meriah yang berlangsung di Kompleks Kesultanan Banten dan Keraton Kaibon, Jawa Barat.
 
Organisasi non-profit, Visions of Peace Initiave adalah sebuah program non-profit untuk menginspirasi kaum muda di bawah usia 18 tahun untuk mengekspresikan pandangan mereka tentang toleransi dan hidup berdampingan secara damai. Melalui spektrum yang luas dari modalitas seni termasuk menggambar, puisi, lagu, tari dan film. VOP sendiri berpusat di Indonesia dan Amerika Serikat.
 
Visions of Peace Initiative telah bekerja sama dengan sekolah negeri dan swasta serta panti asuhan di pulau Bali, Jawa, Sulawesi hingga ke Malaysia. Inisiatif ini telah bekerjasama seperti dengan NU, Muhammadiyah, organisasi keagamaan Kristen, Hindu, Lembaga PBB UNICEF.

Raja dari banyak kerajaan di Nusantara juga telah mendukung Visions of Peace Initiative lewat berbagai partisipasi. Visions of Peace Initiative telah menyelenggarakan lebih dari 50 acara perdamaian dan belasan ribu anak muda telah berpartisipasi dalam program tersebut.

Baca Juga: Sejarah Nishikigoi, Ikan CInta Pembawa Keberuntungan (3 - habis)
 
Sementara Princess Cheryl Halpern selaku pendiri internasional VOP yang berbasis di Amerika Serikat menjelaskan alasan utama terbentuknya Visions of Peace Initiative.

“Generasi muda adalah garda depan untuk masa depan, dan mereka perlu didorong untuk membawa standar rasa hormat dan kesopanan. Kita perlu memberikan alternatif kepada generasi muda kita. Mereka perlu menyadari bahwa mereka tidak perlu terlibat secara tidak hormat atau agresif. Kaum muda perlu diajari, dengan dan dengan contoh, bahwa ketika nyawa manusia terancam dan ketika individu menjadi korban karena jenis kelamin, ras, agama atau keterbatasan fisik, mereka memiliki kewajiban untuk memprotes dan menentang ketidakadilan sebelum mereka juga, kehilangan martabat kemanusiaannya.

Tim Visions of Peace Initiative (VOP) dalam merayakan ulang tahun ke 4 pada November 2021merasa sangat senang dan bangga atas penghargaan sebagai Organisasi Perdamaian Terbaik. Dok. Popi
”Selain itu, visi dari Visions of Peace adalah mempromosikan kesopanan dan rasa hormat terhadap orang lain dengan merangkul Aturan Emas universal, “Lakukan kepada orang lain seperti yang Anda ingin lakukan untuk diri sendiri dan sebaliknya, jangan lakukan kepada orang lain apa yang anda tidak ingin dilakukan terhadap Anda”.

“Semoga VOPI dapat terus menginspirasi generasi muda agar dapat mewujudkan dunia yang lebih damai dan penuh toleransi," tutup KPH Prince Damien Dematra.***

Halaman:

Editor: Popi Rahim

Tags

Terkini

Tradisi Dhidis atau Petan, Tradisi Bergosip Jaman Dulu

Senin, 13 Desember 2021 | 17:09 WIB

Kilas Balik Pekan Kebudayaan Nasional, Seperti Apa?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:43 WIB
X