• Kamis, 7 Juli 2022

Tradisi-Tradisi Ekstrim di Bali, Ilmu Leak, Kesaktian Katarsis Yang Salah Jalan (3)

- Jumat, 19 November 2021 | 06:00 WIB
Leak, Sosok menyeramkan jelmaan manusia penganut ilmu kessktisn tingkst tinggi (Sidik Purwoko)
Leak, Sosok menyeramkan jelmaan manusia penganut ilmu kessktisn tingkst tinggi (Sidik Purwoko)

Betawipos, Bali - Leak bagi masyarakat awam sering diasumsikan sebagai makhluk menyeramkan semacam hantu. Asumsi negatif dan menyeramkan kerap disematkan pada makhluk tersebut, seperti pemakan bayi, penebar penyakit, pencabut nyawa banyak manusia dan lain sebagainya.

Semua anggapan negatif terhadap Leak tersebut tak lepas dari  penggambarannya dalam wujud film-film, sendratari ataupun teater, bahkan topeng-topeng yang menyeramkan. Akibatnya, orang awam menganggap Leak adalah setan, hantu atau makhluk gaib menyeramkan.

Memang anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Hanya saja Leak sebenarnya adalah ilmu kesaktian tingkat tinggi yang banyak dianut masyarakat Bali. Jadi, leak merupakan penjelmaan manusia yang menjalani laku Leak, bukan makhluk selain manusia.

Baca Juga: Tradisi-Tradisi Ekstrim di Bali, Nguyak Bangke Alias membawaJenasah Secara Ugal-Ugalan (2)

Untuk meluruskan kesalahpahaman itulah, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar berusaha meluruskan persepsi tentang ilmu leak, yang sejatinya merupakan warisan budaya Bali. Pada tahun 2019 lalu perguruan tinggi tersebut justru berencana membuka program studi (Prodi) Ilmu Pengleakan. Tahapanbya bahkan sudah melakukan berbagai persiapan awal seperti menggelar Focus Group Discussion (FGD), seminar, dan berencana mengundang para ahli untuk mendiskusikannya lebih jauh.

Konon ilmu Pengleakan ini kerap diasumsikan bisa merubah seseorang menjadi leak dan menyebarkan penyakit tidak wajar kepada penduduk hingga semuanya bisa meninggal. Seseorang yang menjalani laku Leak biasanya melihat sesuatu tidak seperti yang dilihat orang normal. Jika melihat nasi atau makanan, misalnya. Orang biasa tentu akan bangkit selera makannya. Namun tidak demikian dengan penganut Leak. Justru penganut leak melihat sesuatu yang menjijikkan bisa membangkitkan gairahnya.

Penganut Leak dianggap mempunyai ilmu hitam sehingga dijauhi masyarakat. Bahkan bila ketahuan menjalani lelaku leak,  masyarakat bisa mengusirnya dari kampung halamannya. Mereka menganggap Leak sebagai sumber mala petaka menyusul kisah Calonarang yang sangat melegenda tersebut. Calonarang menceritakan kisa seorang wanita jahat yang membuat Pulau Jawa dan Bali dicekam ketakutan.

Baca Juga: Budaya Betawi Terus Dilestarikan Dengan Gebyar Budaya

Pengikut Calonarang bisa berubah wujud menjadi makhluk menakutkan dengan mata melotot, bertaring dan lidah yang menjulur panjang. Leak bisa berpindah tempat dalam sekejap  dan menyebarkan penyakit menjijikkan. Akibat penyakit tersebut, penduduk satu desa pun bisa meninggal dunia karena tidak ada obatnya.

Halaman:

Editor: Sidik Purwoko

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Dhidis atau Petan, Tradisi Bergosip Jaman Dulu

Senin, 13 Desember 2021 | 17:09 WIB

Kilas Balik Pekan Kebudayaan Nasional, Seperti Apa?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:43 WIB
X