• Kamis, 7 Juli 2022

Membuka tabir Tionghoa Majalengka melalui situs makam kuno

- Selasa, 8 Februari 2022 | 05:48 WIB
Telusuri situs etnis Tionghoa (Liu)
Telusuri situs etnis Tionghoa (Liu)

 

Betawipos, Majalengka - Penduduk asli Majalengka, Nana Rohmana konsisten akan terus menelusuri situs-situs makam kuno, termasuk dari keluarga Muslim, Tionghoa, Belanda khususnya di Majalengka, Cirebon Jawa Barat. Situs tersebut sudah sangat tua, yakni dibangun tahun 1700 (abad ke 17) sehingga kondisinya sudah sangat terancam rusak, tergerus waktu. 

 

“Momentum Imlek (1/2) beberapa hari yang lalu, saya terdorong untuk melakukan kegiatan bersih-bersih makam keluarga. Saya menemukan makam Candrapati. Saya penasaran karena Candrapati adalah nama Indonesia, tetapi sesungguhnya keturunan Tionghoa di Majalengka,” Nana mengatakan melalui sambungan telepon. 

 

Ia yakin bahwa Candrapati seorang keturunan Tionghoa, karena makamnya berada dekat dengan makam kakek istrinya. Sejak menikah dengan istrinya, Ayu Sri Rahayu. Sejak pertama kali kenal, Ayu sudah memberi tahu bahwa alm. Kakek (engkong) nya seorang keturunan Tionghoa, yakni Liem Bian Djoe. Makamnya bersebelahan dengan Candrapati.

Baca Juga: Vaksinasi Door to Door Ikhtiar Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

 “Sejak masih pacarana, kami sering ngobrol. Pengakuannya, bahwa ia adalah cucu dari Liem Bian Djoe. Lalu semakin kesini, saya dengar bukan hanya ada Candrapati, tapi ada juga Singapati, Wangsapati. Saya telusuri sampai (daerah) Karayunan, Kecamatan Cigasong, Majalengka. Upaya penelusuran tidak sia-sia, ternyata saya menemukan masih ada sisa makam. Tapi (kondisinya) hancur karena sudah sangat tua, (dibangun) tahun 1700 sekian,” kata Laki-laki kelahiran tahun 1973.

 

Halaman:

Editor: Supri Opa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tradisi Dhidis atau Petan, Tradisi Bergosip Jaman Dulu

Senin, 13 Desember 2021 | 17:09 WIB

Kilas Balik Pekan Kebudayaan Nasional, Seperti Apa?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:43 WIB
X